Gunakan OBU Untuk Menikmati Layanan Toll

 
Sumber: google images

Kasak-Kusuk.Com – Semakin berkembang teknologi jika digunakan dengan benar maka akan semakin bermanfaat buat kita semua. Pemerintah siap menerapkan transaksi nontunai di seluruh jalan tol. Alat pembayaran pun mulai bermunculan kartu elektronik (e-toll) dan sekarang ada On Board Unit (OBU) yang memungkinkan pembayaran tol tanpa perlu berhenti dan membuka kaca mobil.

Dalam mengimplementasikan penggunaan OBU, dihadirkan berbagai  teknologi canggih mulai dari  DSRC-OBU atau sebuah transponder yang menggunaka alat identifikasi yang dipasang pada kendaraan, RFID-Tag hungga kamera identifikasi plat nomor dan navigasi satelit.

Penerapan teknologi ini sebagai deteksi atau  membaca sinyal OBU kendaraan yang akan melintas. Secara otomatis saldo yang ada di OBU terpotong  dan datanya tersimpan secara online.
Sebagai contoh Jasa Marga Accsess OBU (JM Acsess OBU).

Gunakan OBU lebih Praktis


Sistem pembayaran tol non tunai hasil kerjasama PT Jasa Marga, PT Telkom Indonesia dan Perum Damri menggunakan tiga teknologi yakni DSRC, RFID-Tag dan JM Access berbasis smart car. Dalam tahap uji coba pengunannya di Gerbang Tol Kapuk, sistem pembayaran ini diterapkan.

Menurut Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry TZ, sebenarnya uji coba JM Access OBU untuk menempatkan sebaiknya di mana posisi teknologinya ditempatkan. Pasalnya, secara teknologi OBU semua sudah dijalankan dan tinggal diterapkan.

"Kalau DSRC di Eropa Australia, dan Amerika sudah. Kita mau uji coba juga yang RFID dari Taiwan itu di Bali. Makanya roadmap kita di akhir 2018 semua pembayaran tol tanpa henti. Jadi hari ini bukan hanya mengkaji tapi memulai tahap itu.  Ktika teknologi baik langsung dimulai ke  masyarkat,"ujarnya, di Kantor JM GT Kapuk, Jakarta, Jumat (15/9/2017).

Gunakan TongToll si Tongkat E-Toll GTO


Dalam tahap uji coba JM Access OBU diterapkan hanya untuk bus Damri yang menuju ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Herry mengatakan, bila semuanya sukses maka perluasan penggunaan OBU bisa dipasarkan ke industri dan masyarakat.

"Kalau harga hari ini masih Rp200 ribu, saya berharap bisa lebih rendah lagi karena skala ekonominya besar. Penerapan transaksi tanpa henti  adalah penetrasi ke pengguna,"ujarnya.

Menurut Herry, manfaat penggunaan OBU banyak seperti mempercepat transaksi pembayaran tanpa henti, pengisian saldo lebih mudah, semua transaksi tercatat dengan baik secara online dan lainnya. Setelah tahap uji coba selesai dengan baik akan ada edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Sebagai contoh, tongtol tengah ramai dibincangkan publik. Alat ini dibuat untuk memudahkan pengguna jalan tol dalam melakukan transaksi. Selama ini banyak pengguna yang harus turun dan baru bisa ngetap kartu karena jaraknya dengan gardu jauh.

Alhasil dibuatlah tongtol yang memudahkan para pengguna mobil saat mau tap kartu e-toll di mesin tidak lagi harus turun mobil.


Sumber: okezone.com

0 Response to "Gunakan OBU Untuk Menikmati Layanan Toll"

Post a Comment